, ,

Sebuah Peredaran Gelap: 10 Ton Durian Ilegal Malaysia Masuk Lewat Batam Setiap Hari

oleh -212 Dilihat

Durian Ilegal Malaysia Serbu Indonesia: Bisnis Gelap yang Ancam Petani Lokal dan Ekonomi Nasional

Majalah Batam– Sebuah fakta mencengangkan terungkap: setiap harinya, ratusan koli durian ilegal asal Malaysia membanjiri pasar Indonesia melalui jalur Batam, Riau, dan Jakarta. Praktik penyelundupan yang terorganisir ini tidak hanya merugikan petani lokal, tetapi juga membuka borok baru dalam sistem pengawasan perdagangan nasional.

Informasi ini pertama kali diungkapkan oleh anggota Komisi VI DPR RI, Ahmad Labib, yang menyoroti maraknya peredaran durian tanpa izin resmi tersebut. “Setiap harinya tercatat ada ratusan koli durian ilegal yang masuk ke pasar kita. Praktik ini sangat merugikan petani lokal dan mengancam keberlangsungan usaha mereka. Barang-barang yang masuk 100% ilegal,” tegas Labib di Jakarta, Minggu (12/10/2025).

Jaringan Penyelundupan yang Terorganisir

Berdasarkan laporan detikFinance, dugaan penyelundupan durian ini terungkap dari keluhan sejumlah petani lokal. Oknum pedagang diduga memasukkan minimal 10 ton durian ilegal setiap hari tanpa melalui prosedur impor resmi.

Yang lebih mengejutkan, salah satu pelaku berinisial HS disebut-sebut rutin mengirim 1-2 ton durian ilegal per hari ke Jakarta melalui jalur Batam dan Riau. Volume yang signifikan ini menunjukkan bahwa praktik penyelundupan telah berlangsung sistematis dan dalam skala besar.

Sebuah Peredaran Gelap: 10 Ton Durian Ilegal Malaysia Masuk Lewat Batam Setiap Hari
Sebuah Peredaran Gelap: 10 Ton Durian Ilegal Malaysia Masuk Lewat Batam Setiap Hari

Baca Juga: Langkah Nyata Gerindra: Iman dan Aweng Bagikan Ribuan Sembako ke Pulau Terpencil Belakangpadang

Menanggapi temuan ini, Direktur Reskrimsus Polda Kepri, Kombes Silvester Mangombo Marusaha Simamora, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang mendalami informasi tersebut. “Kita cek informasi tersebut,” ujarnya pada Senin (13/10/2025).

Dampak Mematikan bagi Petani Lokal

Sebuah Maraknya durian ilegal Malaysia ini telah menciptakan persaingan tidak sehat di pasar domestik. Durian-durian impor ilegal yang dijual dengan harga lebih murah secara langsung menekan harga durian lokal di berbagai daerah.

“Durian ilegal ini menciptakan persaingan tidak sehat dan menekan harga durian lokal,” jelas Labib. Situasi ini semakin mempersulit posisi petani durian lokal yang sudah harus berjuang menghadapi tantangan budidaya dan fluktuasi pasar.

Bukan hanya soal harga, masuknya produk hortikultura ilegal juga membawa risiko keamanan pangan. Durian-durian ini masuk tanpa melalui pemeriksaan kualitas dan keamanan pangan yang seharusnya menjadi syarat impor produk pertanian.

Indonesia: “Surga” Importir Nakal?

Labib menyayangkan fenomena ini sebagai bagian dari pola sistemik penyelundupan yang masih marak di Indonesia. “Durian ilegal ini menambah daftar panjang barang selundupan yang masuk ke Indonesia, mulai dari pakaian, elektronik, hingga produk hortikultura lainnya. Indonesia benar-benar jadi surga bagi importir nakal yang merusak sistem ekonomi nasional,” tegasnya.

Pernyataan Labib ini mengkonfirmasi kekhawatiran banyak pihak bahwa lemahnya pengawasan di pintu-pintu masuk Indonesia telah dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan praktik impor ilegal.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.