, ,

Suasana Mencekam Menyelimuti Galangan Kapal Pasca Ledakan MT Federal II di Batam

oleh -592 Dilihat

Ledakan Kapal MT Federal II di Batam: Investigasi Berlanjut dengan Pemeriksaan 13 Saksi

Majalah Batam– Suasana mencekam masih menyelimuti kawasan galangan kapal PT ASL di Tanjung Uncang, Batam, pasca-ledakan hebat yang mengguncang kapal tanker MT Federal II pada awal pekan lalu. Tragedi yang menewaskan 11 pekerja dan melukai sedikitnya 20 orang ini kini memasuki fase penyelidikan intensif oleh kepolisian.

Investigasi Maraton untuk Ungkap Fakta

Suasana Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang telah memeriksa 13 orang saksi dalam rangka mengungkap penyebab pasti ledakan mematikan tersebut. Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin mengonfirmasi perkembangan terbaru penyelidikan pada Jumat (17/10/2025).

“Setelah kemarin kami memeriksa sembilan saksi, hari ini ada empat orang tambahan yang diperiksa,” ujar Zaenal.

Suasana Mencekam Menyelimuti Galangan Kapal Pasca Ledakan MT Federal II di Batam
Suasana Mencekam Menyelimuti Galangan Kapal Pasca Ledakan MT Federal II di Batam

Baca Juga: Dalam Upaya Tingkatkan SDM, Indonesia Ajak AS Buka Kampus Internasional di Batam

Proses pemeriksaan yang digambarkan sebagai “maraton” ini menunjukkan keseriusan aparat dalam mengusut tragedi industri yang menjadi perhatian nasional tersebut. Komitmen untuk menemukan akar permasalahan dan menentukan pihak yang bertanggung jawab menjadi prioritas utama.

Profil Saksi yang Diperiksa

Dari total 13 saksi yang telah diperiksa, komposisinya terbagi menjadi dua kelompok utama:

  1. 10 saksi dari pihak perusahaan – Meliputi perwakilan dari bagian keselamatan (safety), manajer proyek, dan sumber daya manusia (HRD). Pemeriksaan terhadap unsur-unsur kunci ini diharapkan dapat mengungkap prosedur operasional standar, protokol keselamatan, dan aspek manajerial lainnya yang mungkin berkontribusi terhadap terjadinya insiden.

  2. 3 saksi dari subkontraktor – Pemeriksaan terhadap pihak subkontraktor menjadi penting untuk memahami dinamika pekerjaan di lapangan, koordinasi antar tim, dan implementasi praktik keselamatan pada level pelaksana.

Peran Vital Forensik

Sementara proses pemeriksaan saksi berlangsung, tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi galangan kapal. Penyidikan forensik yang teliti ini menjadi krusial untuk memastikan pemicu ledakan dan kebakaran yang menghancurkan kapal MT Federal II.

Analisis forensik diharapkan dapat mengungkap:

  • Sumber awal api dan ledakan

  • Material atau zat yang terlibat dalam ledakan

  • Kondisi teknis kapal sebelum insiden

  • Faktor lingkungan yang mungkin berpengaruh

Kronologi Tragedi

Insiden tragis ini terjadi di kawasan industri Tanjung Uncang, Batam, yang dikenal sebagai salah satu pusat industri galangan kapal terpenting di Indonesia. Ledakan hebat yang disertai kobaran api menyebabkan puluhan pekerja terjebak di dalam kapal yang tengah dalam proses perbaikan.

Dengan cepat, operasi pencarian dan pertolongan digelar, namun kondisi yang chaos dan bahaya berlanjut membuat evakuasi menjadi sangat menantang. Para korban yang terjebak harus menghadapi situasi mengerikan dengan jalan keluar yang terhalang api dan reruntuhan.

Korban Jiwa dan Dampak Trauma

Hingga saat ini, sebanyak 11 korban tewas telah berhasil diidentifikasi, sementara 20 orang lainnya masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Batam. Kondisi korban luka bervariasi, mulai dari luka bakar ringan hingga berat, serta trauma fisik dan psikologis.

Tragedi ini tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menyisakan trauma kolektif bagi para pekerja industri galangan kapal di Batam. Industri yang menjadi tulang punggung perekonomian Batam ini kini dihadapkan pada ujian berat mengenai standar keselamatan kerja.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.